Langsung ke konten utama

Postingan

Grit

Pertama kali lihat buku Grit karangan Angela Lee Duckworth ini dari teman psikologi saya sewaktu jalan bareng ke toko buku. Disini saya mencoba merangkum intisari dari buku Grit tersebut Dalam buku ini dijelaskan bahwa karater dari orang sukses adalah: a.     Orang-orang yang gemar bekerja keras, memiliki jiwa resiliensi yang tinggi, dan tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah dicapainya b.     Orang-orang yang memiliki tujuan hidup yang jelas Terdapat 2 dimensi tentang Grit yakni tentang Passion (jiwa semangat/ gairah) dan perseverance (ketekunan). Sehingga definisi dari Grit adalah seberapa intens kita menginginkan sesuatu dan seberapa besar kita mengupayakan untuk mencapai apa yang kita inginkan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa effort atau besarnya usaha itu lebih mempengaruhi besarnya kesuksesan dibandingkan bakat dari lahir. Karena bakat hanya bisa berkembang menjadi keterampilan jika kita mengupayakan “ daya dan upaya ...

Get Networking and Build Youth Movement

Networking atau menjalin pertemanan dengan banyak orang menjadi hal yang sangat dibutuhkan di era sekarang. Adanya networking ini memberikan banyak manfaat untuk kita, seperti peluang memiliki teman diskusi dari berbagai macam perspektif, peluang untuk mendapatkan informasi, peluang untuk belajar banyak hal dari orang lain, bahkan peluang untuk mendapatkan rejeki. Kesimpulannya, networking ini memiliki peluang yang besar dalam menjemput kesuksesan. Adapun langkah-langkah agar kita memiliki networking yang bagus yaitu: 1.      Bicara tentang diri Saat mau melakukan suatu perubahan dalam bentuk apapun, kita harus tau tentang konsep diri, dimulai dari pertanyaan Apa yang terjadi pada diriku sekarang? Apa yang telah terjadi pada diriku di masa lalu? “intinya, kita harus selesai dengan diri kita, paham tentang konsep diri kita, paham akan kelemahan dan kelebihan yang ada pada diri kita” Harus belajar memaafkan masa lalu, karena terkadang yang menjadi peng...

How to win our career journey

Mengikuti kelas karir adalah salah satu bentuk resolusi yang pernah saya buat di tahun 2019. Di kelas karir itu sistemnya paketan, jadi kita bisa milih  tema yang sesuai dengan kebutuhan.  Jika kita ambil full package itu jatuhnya lebih murah, cuma kita harus siap sedia ongkos yang lumayan di awal. Sebelum mengikuti kelas tersebut, saya mencoba mencicipi kelas dadakan yang juga diselenggarakan oleh career class dengan tema seperti diatas. Pada tema ini diisi oleh seorang HR dari PT Paragon yakni Pak Amin Miftahudin. Sebelum jadi HR di PT Paragon beliau juga pernah jadi HR di PT Freeport dan PT Astra International. Disini saya akan sharing beberapa materi yang saya dapatkan selama pembelajaran Selama bekerja, pak miftah selalu membawa semangat untuk doing something the best for people dan selalu mem push diri untuk bekerja keras.  Setelah ditanya kenapa selalu bekerja keras? jawabannya adalah karena dengan memiliki prinsip bekerja lebih keras, kita bisa memil...

Mengambil hikmah dari setiap kejadian (wabah Corona)

Pada ulasan berikut ini saya tidak akan menjelaskan secara panjang lebar, namun disini saya akan menuliskan intisari dari kajian online bersama bang Rene suhardono dan Ust.Ahmad Homsani dalam bentuk point   WFH, Mejaga diri kita di rumah iya, tapi kita belum memikirkan kondisi tenaga-tenaga medis yang ada di luar, yang bekerja setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga (makan dan minum). jangan sampai disaat yang lain sedang berjuang untuk kebaikan,  kita yang hanya di rumah malah numpuk dosa , kenapa? Karena kita belum ridho atas takdir, kita belum tawakal secara maksimal, ikhtiar kita masih kurang.   Jangan sampai ketika fisik kita sakit lalu menular sampai ke hati, meskipun WFH kita harus berusaha tetap produktif dan jangan mengotori hati. Cara menata hati, Rasulullah pernah ditanya sama aisyah.” Ya rasulullah, bagaimana pendapatmu mengenai wabah ini? Rasul menjawab” ini akan menjadi penderitaan bagi mereka yang tidak beriman dan orang yang munafik, namun tid...

Coaching bersama Rene Suhardono

Disini saya akan berbagi hasil sharing session bersama bang Rene di acaranya limitless campus dan hero management tentang bagaimana cara mengambil keputusan. Dalam hidup ada beberapa pilihan yang diberikan kepada kita yang tidak bisa untuk kita tolak, seperti orangtua, jenis kelamin, dll. Ada pula pilihan yang sengaja diberikan agar kita bisa memilih, seperti jurusan, pekerjaan, jodoh, dll Kata bang rene berdasar hasil riset: -           terdapat 87% orang yang kuliah merasa salah mengambil jurusan, atau merasa harus menyalahkan oranglain atas segala keputusan hidupnya -           terdapat 91% orang yang sedang bekerja merasa salah perusahaan dan merasa salah memilih lingkungan pekerjaan Orang sering bilang, “gue sepertinya salah milih deh” atau pas milih tiba-tiba datang pikiran “kira-kira pilihan gue bener nggak ya?” Sebetulnya dalam hal ini kita tidak 100% salah pilih, tapi ka...

Seni Hidup Minimalis

Minimalis tidak hanya mengurangi jumlah barang atau materi yang kita miliki, tapi minimalis juga terlingkup pada minds, body, times , dan spirit. Di tulisan ini hanya akan membahas minimalis terkait mindset . Pikiran juga perlu minimalis, karena rata-rata ketika orang sudah dewasa hal-hal yang dipikirkan begitu banyak. Ujung-ujungnya jadi stres. Multitasking biasa didefinisikan sebagai kemampuan melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu bersamaan. Tapi kadang-kadang hasilnya kurang maksimal. Menurut Desi Anwar, sebisa mungkin jika melakukan suatu pekerjaan lebih baik langsung beres. Jika pekerjaan beres, maka beban yang kita pikirkan mulai berkurang satu per satu. Ketika beban mulai berkurang, kita bisa fokus melanjutkan pekerjaan yang lain dan hasilnya bisa lebih maksimal. Desi anwar terbiasa melakukan prioritas terkait pekerjaan yang harus selesai per harinya. Tidak perlu mengerjakan banyak hal, yang penting hasilnya terlihat. Minimalis memiliki makna kita punya kontrol untuk me...

Bisa karena terbiasa

Awal mula mau ikutan kelas menulis adalah untuk mengisi waktu agar lebih produktif dan ingin mengasah ketrampilan menulis.  Namanya juga tantangan,  jadi mau ada ide ataupun tidak tetap harus menulis bagaimanapun kondisinya.  Selama 30 hari,  tantangan yang paling mengena sampai sekarang adalah saat sedang hectic jadi tim konsumsi panitia kemah akbar.  Malam-malam aku berusaha merangkai kata demi kata sambil menggoreng tempe untuk keperluan lauk, saat tenaga sudah banyak yang terkuras, badan sudah tidak stabil tetap kupaksakan buat "menulis". Apapun yang penting do it dan komit, dan akhirnya terpublish juga itu tulisan. Selama 30 hari ini mencoba melatih diri merangkai kata demi kata, dan ternyata tidaklah mudah. Tapi lebih tidak mudah lagi apabila hanya terbersit di pikiran saja tanpa eksekusi nyata.  Dibalik semua ini kunci utama menulis selama 30 hari adalah komitmen, langsung eksekusi, dan sabar.  Momen selama 30dwc kemarin adalah momen yang tep...