Langsung ke konten utama

Biar Resolusi Tidak Gagal


Tahun baru tinggal hitungan hari lagi, biasanya untuk menyambut tahun baru kita selalu membuat perencanaan/resolusi. Tak jarang ketika kita sudah membuat resolusi ternyata banyak yang fail/gagal. Beberapa tips tentang resolusi merujuk dari podcastnya bang @iqbalhariadi.
Kenapa resolusi kita bisa gagal? Alasan pertama karena terlalu banyak resolusi yang dibuat dalam satu tahun. Padahal otak kita terbatas dan tidak bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu. Kata steve jobs focus itu bukan tentang “yes” ke sesuatu tapi “no” ke banyak hal. Jadi jika resolusi kita mau berhasil maka fokus ke hal-hal yang paling penting saja. Prioritas itu paling tidak terdiri dari 3 hal, kalau lebih dari itu berarti itu bukan prioritas tapi list. Alasan Kedua adalah karena tidak terukur. Makanya definisi terukurnya harus jelas, jelas caranya dan jelas waktunya. Ketiga yaitu resolusi kita mudah dilupakan. Hasil riset di US, dari 100 orang yang buat resolusi, hanya 46 orang yang masih menjalankan resolusi sampai bulan ke-6.
Strategi dalam mengeksekusi resolusi adalah: pertama, harus memiliki prinsip hidup minimalis. Mengatakan tidak ke banyak hal sehingga bisa fokus ke prioritas. Minimalis berarti kita mengurangi banyak hal dalm dalam hidup seperti: a) sosmed following, hapus akun-akun yang tidak ada manfaatnya dan yang tidak ada hubungannya dengan resolusi kita; b) hapus grup whatsapp dan grup line yang tidak mendukung, karena terlalu braining energy; c) lingkaran pertemanan juga dikurangi, semakin dewasa lingkaran yang harus dijaga adalah yang paling support dan mendukung tujuan kita sehingga kita tidak terlalu invest ke banyak hal; d)aktivitas, cari aktivitas yang pengaruhnya paling bagus. Kedua, tulis definisi yang jelas dan goal yang terukur dalam menentukan target. Ketiga, breakdown resolusi yang dibuat kedalam timeline harian, bulanan. Contoh: ingin pendapatan finansial meningkat dari pekerjaan sampingan seperti youtube dengan income 12juta/tahun. Berarti dalam satu tahun income sebulannya harus dapat 1 juta. Kalau 1 sponsornya kasih 1 juta berarti dalam 1 bulan buat 4 proposal (siapa tahu dari 4 cuma 1 yang di approve). Selama 1 bulan berarti harus approach 1 sponsor dalam seminggu. Maka jadwalkan setiap minggu pada hari senin kita menjadwalkan diri untuk menghubungi satu orang untuk dicontact.
Selamat mencanangkan resolusi, semoga bisa terlaksana. 
#30dwcjilid21
#Day19
@pejuang30dwc

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semua Punya Medan Juangnya Masing-masing

  Pada tanggal 3 Mei 2021 santri angkatan pertama MA Miftahunnajah telah memegang SK Kelulusan, pertanda semester depan mereka sudah berada di medan juang yang berbeda. Mendapat kesempatan mengajar mereka selama kurang lebih 2 tahun lamanya, memberi pengalaman tersendiri tentunya. Vibrasi positif dari mereka amat terasa. Satu hal yang membuat terkesan ketika sama-sama belajar dengan mereka. Resiliensi, kemampuan untuk tetap teguh meski dalam situasi yang sulit. Saya melihat meski beberapa diantara mereka ada yang kesulitan (utamanya dalam pelajaran eksak), tapi saya bisa mengamati dari guratan wajah, sikap dan usaha mereka ketika memperhatikan, mencatat, dan belajar hingga larut malam. Membangun reliensi memang tidaklah mudah, semoga sikap ini masih tertanam dimanapun medan juangnya. Dan dari mereka saya juga belajar makna resiliensi yang sesungguhnya. Terimakasih anak-anak J

Bisa karena terbiasa

Awal mula mau ikutan kelas menulis adalah untuk mengisi waktu agar lebih produktif dan ingin mengasah ketrampilan menulis.  Namanya juga tantangan,  jadi mau ada ide ataupun tidak tetap harus menulis bagaimanapun kondisinya.  Selama 30 hari,  tantangan yang paling mengena sampai sekarang adalah saat sedang hectic jadi tim konsumsi panitia kemah akbar.  Malam-malam aku berusaha merangkai kata demi kata sambil menggoreng tempe untuk keperluan lauk, saat tenaga sudah banyak yang terkuras, badan sudah tidak stabil tetap kupaksakan buat "menulis". Apapun yang penting do it dan komit, dan akhirnya terpublish juga itu tulisan. Selama 30 hari ini mencoba melatih diri merangkai kata demi kata, dan ternyata tidaklah mudah. Tapi lebih tidak mudah lagi apabila hanya terbersit di pikiran saja tanpa eksekusi nyata.  Dibalik semua ini kunci utama menulis selama 30 hari adalah komitmen, langsung eksekusi, dan sabar.  Momen selama 30dwc kemarin adalah momen yang tep...

REFLEKSI WARDAH INSPIRING TEACHER TAHAP 1

MELIA HANDAYANI MA MIFTAHUNNAJAH YOGYAKARTA NEW SKILL Setelah mengikuti WIT Tahap 1, mindset saya terkait merdeka belajar dan kegiatan PJJ menjadi lebih terbuka. Konsep merdeka belajar disini yang dapat saya terapkan adalah merdeka dalam pemilihan materi pembelajaran yang esensial selama pandemi covid, serta kemerdekaan bagi siswa untuk mengumpulkan penugasan dengan berbagai bentuk, yakni berupa infografis, video, podcast, rangkuman, ppt, dll. Selama proses pembelajaran jarak jauh, guru hendaknya juga mempertajam empati. Mengingat kondisi siswa dengan latar belakang orangtua yang berbeda-beda dan lokasi tinggal yang berbeda pula, sehingga hendaknya jenis penugasan yang diberikan serta bentuk pengumpulan disesuaikan dengan kondisi siswa masing-masing. Selain itu membangun komunikasi dengan orangtua siswa disaat pembelajaran jarak jauh merupakan hal yang penting, karena orangtua menjadi jembatan antara guru dan siswa dalam keterlaksanaan pembelajaran. CHALLENGE Selama pe...